- sejarah
Pada awal 1900-an, jaket kulit coklat penerbangan dikenakan oleh penerbang dan anggota militer. Selama perang dunia kedua, mereka menjadi dikenal sebagai "jaket bomber" dan sangat melindungi dan berharga untuk kehangatan mereka. Jaket itu sering menjadi bagian dari sebuah ensemble seragam keseluruhan dimaksudkan untuk melindungi pilot bomber dari paparan kondisi iklim yang ekstrim ditemukan pada ketinggian, dan kadang-kadang dimasukkan kulit domba, dengan menggunakan bulu utuh di bagian dalam untuk kehangatan.
Jaket kulit juga sering dikenakan oleh kaum Bolshevik Rusia dan hampir seragam untuk Komisar selama Perang Saudara Rusia, dan kemudian bagi anggota Cheka tersebut
- kriteria jaket kulit
Jaket Kulit bahan dasarnya adalah dari kulit binatang. Yang paling popular digunakan adalah jenis kulit domba, tetapi ada juga yang menggunakan jenis kulit sapi, kulit unta, kulit kerbau, kulit babi dan kulit lainnya. Bahan ini tidak bisa langsung digunakan sebagai jaket tetapi melalui proses pencucian dan pengobatan. Ciri Bahan kulit Asli:
- Jaket kulit asli memiliki tekstur yang tidak homogen/ tidak pernah sama.
- Lebih lentur dari jaket imitasi, dan memiliki tingkat elastisitas yang berbeda beda.
- Tekstur bahan kulitnya lembut dan halus.
- Jaket kulit asli sejuk ketika digunakan pada siang hari, dan menghangatkan ketika cuaca sedang dingin.
- Jaket kulit asli juga memiliki wangi yang khas dibandingkan dengan jaket kulit imitasi.
- Jaket kulit asli lebih tahan api dan akan menghasilkan abu ketika dibakar, berbeda dengan bahan imitasi yang akan menghasilkan gumpalan.
- Jaket kulit asli kuat dan tahan lama hingga bertahun-tahun.
- Biasanya memiliki harga lebih mahal.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar